ACT Respon Cepat Bencana Banjir di Banten Selatan

50

EKBISBANTEN.COM – Hujan yang terus mengguyur beberapa hari terakhir ini membuat beberapa daerah di Banten terendam banjir. Wilayah tersebut diantaranya yaitu 14 Kecamatan dan 37 Desa, dilaporkan 1.200 rumah terendam banjir, 29 rumah rusak akibat longsor, 13 diantaranya rusak berat. Terjadi jalan amblas sepanjang 10 meter di ruas jalan muncang – leuwidamar dan jalan poros mekarmanik.

Pada hari sebelumnya, Kamis 3 Desember 2020 ACT Banten telah mengunjungi wilayah terdampak yang ada di Kecamatan Ciwandan, kecamatan Cilegon, Kota, Cilegon

Dan pada hari ini, Senin 7 Desember 2020 ACT Banten telah mengunjungi Kampunh Tajur Desa Idaman, Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang. Kunjungan kedua tempat ini sekaligus memberikan bantuan berupa beras wakaf dan air minum wakaf kepada warga terdampak

“Alhamdulillah, senang bisa dapat bantuan beras gratis dari ACT, disini banjir nya tinggi jadi gak bisa kemana-mana buat keluar rumah aja susah. semoga banjir sekarang gak lama waktunya dan bisa cepat surut,” ungkap salah satu warga Sarya.

Branch Manager ACT Banten Ais Komarudin mengatakan, kabar terbaru yang ACT dapatkan dari tim MRI Pandeglang nasyarakat sulit untuk beraktifitas karena jalanan tertutup genangan air dari sungai cilemer, mata pencaharian hilang sementara karena akses transportasi tidak bisa dilalui.

“Ada beberapa penanganan yang dilakukan untuk mengatasi banjir diantaranya yaitu awarness atau peringatan sebelum terjadi bencana, saat terjadi bencana melakukan identifikasi masalah untuk menindaklanjuti tindakan selanjutnya sekaligus mengirim logistik yang terdiri dari paket pangan dan pakaian yang berjumlah 100 lebih di Kecamatan Patia, Kabupaten Lebak dan Kota Cilegon. Jika bencana masih belum mereda maka akan dibuka posko bencana bersama dengan DMII dan terus menjaga hubungan dengan Pusdalops setempat” ungkap Ais Komarudin BM ACT Banten.

Keperluan yang dibutuhkan masyarakat saat ini yaitu pakaian, selimut, makanan, alat penerangan, perahu karet, higienis kit bahkan posko kebencanaan jika curah hujan semakin tinggi yang memungkinkan adanya air naik kembali ke lingkungan warga setempat. Adapun posko kebencanaan di dua tempat yaitu Kp Sawah Desa Pagelaran Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang dan Kp Jembatan Keong, Desa Aweh, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak. (*/Raden)