ACT – MRI Distribusikan 3.000 Liter Air Bersih Ke Pandeglang

52

Pandeglang, Ekbisbanten.com
Aksi Cepat Tanggap (ACT) Banten dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) Banten mendistribusikan air bersih ke daerah yang terkena dampak kekeringan di Desa Pasir Sedang, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, Minggu (28/07).

Staff Program ACT Banten Sukmajaya mengungkapkan, Kegiatan tersebut telah berlangsung selama tiga hari berturut-turut, dimulai dari hari Jumat (26/07) dan Sabtu (27/07) tim program ACT Banten bersama MRI Banten telah mengirimkan watertank ke dua desa lainnya.

“Selain Desa Pasir Sedang Kita telah mengirimkan watertank ke Desa Kubang Kampil 11, Kecamatan Sukaresmi dan Desa Pasir Panjang,” ungkap Sukmajaya.

Lanjut Sukmajaya, Pendistribusian air bersih ini merupakan implementasi awal ACT Banten dalam mengatasi kekeringan.

“Watertank ini sebagai langkah awal kita, bahwa ACT benar-benar serius dengan bencana kekeringan yang melanda Banten, rencananya kita akan membangun sumur pengairan disini,” katanya.

Jelas Sukmajaya, Sebagai langkah lanjutan, ACT Banten akan membangun sumur pengairan di desa-desa yang terdampak kekeringan, terutama tiga desa yang sudah dilakukan implementasi.

puluhan warga Desa Pasir Sedang bersama tim ACT dan MRI

Tambah Sukmajaya, pihaknya telah mendistribusikan air bersih sebanyak 3.000 Liter air bersih untuk 2.061 jiwa.

“Total air yang telah kita  didistribusikan sebanyak 3.000 Liter untuk 2.061 jiwa,” ujar Sukmajaya.

Lanjut Sukmajaya menjelaskan, pendistribusian air bersih ini ini tidak hanya berhenti di Pandeglang saja, tetapi juga semua Kabupaten/Kota di Banten yang mengalami kekeringan.

“Kita juga ingin mengajak Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk ikut membantu dalam menghadapi bencana kekeringan ini,” Tambah Sukmajaya.

Dikesempatan yang sama Kepala Dusun Pasir Panjang mangatakan, selama musim kemarau ini hanya ACT yang mengirimkan air bersih selain dari pemerintah, belum ada dari pihak lain yang memberikan bantuan kepada masyarakat Dusun Pasir Panjang.

“Memang baru  ACT saja yang mengirimkan air selain dari pemerintah, bahkan musim kemarau ini baru ACT saja.” Ujar Ivan. (Fikram)