Paket pangan ini berisi lima kilogram (Kg) beras, dua liter minyak, satu kilogram gula, garam, sarden, dan kecap, dijual kepada masyarakat seharga Rp85 ribu. Harga ini jauh lebih rendah daripada harga pokoknya sebesar Rp 150 ribu per paket.
Head of Marketing ACT Cilegon Edwin Cahya Pratama mengatakan, puluhan paket yang dijual dibagikan kepada masyarakat yang sebelumnya telah mengambil kupon melalui Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Nurul Qomar Kota Cilegon.
“Operasi pangan murah ini bertujuan untuk mengurangi angka kemiskinan dan mencegah kelaparan masyarakat, karena dampak akibat Pandemi yang sangat luar biasa. Karena daya beli masyarakat yang cukup tinggi tapi perekonomian melilit, maka program ini hadir untuk masyarakat agar tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok,” kata Edwin Cahya Pratama di Masjid Nurul Qomar yang berlokasi di Komplek Puri Cilegon Hijau, Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, Rabu (27/10/2021).
Agar program kemanusiaan tersebut dapat menjangkau masyarakat lebih luas, Edwin mengajak kepada para dermawan untuk ikut andil dalam kegiatan tersebut.
“Sahabat dermawan dapat memberikan dukungan dengan sedekah terbaiknya melalui Indonesia Dermawan, atau dapat melalui rekening atas nama Aksi Cepat Tanggap di Bank Syariah Indonesia 7164 159 207”, ajak Edwin.
Kegiatan tersebut juga diketahui dihadiri oleh Wakil Walikota Cilegon Sanuji Pentamarta. Tak ayal, ACT Cilegon mendapat apresiasi dan sambutan baik karena secara tidak langsung turut membantu pemerintah.
“Intinya dapat membantu masyarakat, mudah-mudahan ACT terus berjaya, sukses dan Allah balas para donaturnya dengan balasan yang lebih banyak, dan kita semua sehat walafiat” ujar Sanuji.
Selain mendapat apresiasi dari orang nomor dua di Kota Cilegon, kegiatan ACT juga mendapat respon yang positif dari salah satu masyarakat yang ikut hadir pada launching operasi pangan murah.
“Terimakasih ACT, sudah ngadain sembako murah buat saya dan warga disini lainnya” ucap Hernik.**
]]>