Budaya Safety Riding Diperkuat di SRC 2025 Bareng Yayasan AHM

- Jumat, 11 Juli 2025

| 09:11 WIB

AHM
Para duta safety riding Lab sedang mengikuti pelatihan test course dan praktik berkendara secara virtual dengan menggunakan Honda Riding Trainer di ajang Safety Riding Camp 2025 di AHM Safety Riding & Training Center, Deltamas, Cikarang. (FOTO: DOK. AHM).

EKBISBANTEN.COM – Sebanyak 40 duta keselamatan berkendara Astra Honda mengikuti pelatihan dan kalibrasi kemampuan dalam mengampanyekan safety riding di ajang Safety Riding Camp (SRC) 2025.

Kegiatan ini digelar Yayasan Astra Honda Motor (Yayasan AHM) di AHM Safety Riding & Training Center, Deltamas, Cikarang, pada 8–10 Juli 2025.

Para peserta terdiri dari 33 duta Safety Riding Lab (SRL) dan 7 guru PAUD, yang terpilih melalui seleksi ketat dari 144 peserta regional.

Mereka sebelumnya bersaing dalam membuat kampanye keselamatan berkendara lewat media sosial sebelum lolos ke tahap nasional.

SRC 2025 mengusung tema “Sejuta Inspirasi, Generasi #Cari_aman”. Di ajang ini, para peserta mendapat pelatihan intensif seperti simulasi Honda Riding Trainer (HRT), praktik di lintasan, serta pelatihan public speaking dan komunikasi digital.

Mereka juga dibekali keterampilan membuat konten edukatif seperti video reels, vlog kreatif, hingga lagu anak bertema keselamatan lalu lintas.

Instruktur berlisensi Astra Honda License Instructor (AHLI) turut membimbing langsung seluruh peserta untuk meningkatkan kemampuan berkendara aman sekaligus memperkuat pesan keselamatan melalui pendekatan kreatif di media sosial.

Setelah melalui pelatihan, peserta menampilkan karya kampanye terbaik. Enam duta SRL dan tiga guru PAUD terpilih sebagai yang terbaik, dinilai dari kreativitas, kekuatan pesan, dan dampak sosialnya sepanjang 2024–2025.

Salah satu pemenang, Gede Esa Jaya Nugraha dari SMAN Bali Mandara, mengungkapkan kebanggaannya.

“Saya belajar banyak, dari teknik berkendara yang aman sampai menyampaikan pesan keselamatan dengan cara menyenangkan. Saya siap menjadi generasi #Cari_aman yang menginspirasi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Danti Ita Arsanti, guru PAUD terbaik asal Yogyakarta. “Kegiatan ini sangat inspiratif. Saya jadi lebih percaya diri menyampaikan budaya keselamatan berkendara lewat pendekatan yang ramah anak,” ucapnya.

Adapun, peserta merupakan perwakilan dari enam SRL binaan Yayasan AHM:

  • SMK Mitra Industri MM2100 (Bekasi, Jabar)
  • SMK Teknik Panca Abdi Bangsa (Binjai, Sumut)
  • SMK Muhammadiyah 1 Kepanjen (Malang, Jatim)
  • SMAN Bali Mandara (Bali)
  • SMKN 1 Bulakamba (Brebes, Jateng)
  • SMKN 4 Tasikmalaya (Jabar)
    Sementara guru PAUD berasal dari Yogyakarta, Sumut, dan Karawang.

Ketua Yayasan AHM, Ahmad Muhibbuddin, menekankan bahwa SRC bukan sekadar kompetisi.

“Ini investasi jangka panjang untuk menanamkan budaya safety riding di generasi muda. Butuh kolaborasi lintas pihak untuk menciptakan budaya berkendara yang aman dan menyenangkan,” jelasnya.

Sejak digelar pertama kali pada 2017, SRC telah menjangkau lebih dari 80.000 penerima manfaat, mulai dari pelajar hingga pegawai instansi.

Khusus untuk edukasi anak usia 4–9 tahun, Yayasan AHM juga aktif menyebarkan materi keselamatan melalui permainan, push bike, hingga media edukatif lainnya.

Program ini turut didukung oleh PT Suryaraya Rubberindo Industries, PT Astemo Bekasi Manufacturing, PT Yutaka Manufacturing Indonesia, dan PT Musashi Auto Parts Indonesia.

Yayasan AHM berkomitmen terus menyebarkan semangat #Cari_aman ke seluruh pelosok Indonesia.*

Editor: Rizal Fauzi

Bagikan Artikel

Terpopuler_______

Scroll to Top