90 Persen Pesawat Lion Air Group Tidak Terbang di Masa PPKM Darurat

21
Foto: Istimewa

TANGERANG, EKBISBANTEN.COM – Lion Air (kode penerbangan JT), Wings Air (kode penerbangan IW), Batik Air (kode penerbangan ID) member of Lion Air Group Lion Air Group menyatakan bahwa dalam setiap pengoperasian penerbangan telah memenuhi aspek-aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan dan upaya tidak menyebabkan penyebaran Covid-19.

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group Danang Mandala Prihantoro mengatakan, di tengah masa pemberlakuan pemberlakuan perbatasan Kegiatan masyarakat (PPKM) darurat Jawa Bali serta daerah lainnya, Lion Air Group mendukung program pemerintah yang dimaksud.

“Operasional dan layanan Lion Air Group disesuaikan dengan tren (permintaan) pasar dan akan melayani penerbangan apabila secara skala atau penghitungan ekonomi terpenuhi,” kata Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan resminya, Jumat (16/7).

Situasi tersebut kata dia, rata-rata 80 persen hingga 90 persen pesawat udara Lion Air Group tidak diterbangkan. Kendati demikian, Lion Air Group secara konsisten (terstruktur dan terjadwal) menjalankan semua pemeliharaan, pengecekan pesawat udara menurut program perawatan (approved maintenance program) secara berjadwal (schedule maintenance) dan tidak berjadwal (unscheduled maintenance).

“Ketika melakukan pengerjaan, petugas telah diberikan pengetahuan mengenai keselamatan dan telah melakukan tes kesehatan,” katanya.

Upaya tersebut menurutnya sesuai dengan standar operasional prosedur guna mewujudkan operasional penerbangan, memastikan setiap pesawat kondisi prima, aman dan laik terbang (airworthiness) serta sejalan untuk merencanakan dengan tepat persiapan penerbangan (preparation ready for flight).

Fokus pada fase pengerjaan sebagai berikut:

  1. Pengecekan dan Pemeliharaan Komponen Pesawat

Pemeriksaan dan perawatan kinerja (performa) secara komprehensif dari seluruh komponen pesawat udara, yaitu pada mesin (preservation engine), perangkat tambahan daya (auxiliary power unit), navigasi, perlatan komunikasi, hiburan dalam penerbangan (inflight entertainment), fasilitas pesawat dan lainnya yang terkait.

  1. Sterilisasi Pesawat

Pengecekan sistem sirkulasi udara pada kabin, termasuk HEPA (High Efficiency Particulate Air) filter yang digunakan sebagai alat penyaring sirkulasi udara di dalam pesawat.

Proses sterilisasi mencakup disinfection, disinsection, fummigasi dan deepcleaning. Menyediakan dan melakukan penyemprotan cairan multiguna pembunuh kuman (disinfectant spray) sesuai prosedur yang berlaku.

Area detail mencakup ruang kokpit, toilet (lavatory), dapur (galley), kompartemen bagasi, meja lipat pada kursi, sandaran kursi, penutup kursi bagian kepala (head cover), penutup jendela dan dinding kabin, karpet dan ruang kargo di bagian bawah kabin pesawat

  1. Kebersihan Pesawat dan Peralatan Pendukung

Peningkatan kegiatan kebersihan pesawat udara secara berkala dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC), seperti pencucian dan membersihkan (lap) badan pesawat.

Selain itu, kebersihan diberlakukan untuk peralatan pendukung seperti kendaraan pendorong pesawat (pushback car), bus penghubung (neoplane), tangga masuk pesawat untuk penumpang dan kargo, kendaraan pengangkut barang dan kargo.

  1. Pengecekan Pesawat Cadangan

Perawatan khusus untuk pesawat cadangan (standby), sesuai ketentuan dari pembuat (pabrikan) pesawat yang disebut sebagai prolong inspection.

“Dalam mendukung operasional dan layanan penerbangan, Lion Air Group mempersiapkan semua armada, yang akan dioperasikan sesuai kebutuhan dan permintaan pasar, terdiri dari tipe Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 320-200CEO, Airbus 320-200NEO, Airbus 330-300CEO, Airbus 330-900NEO, ATR 72-500 dan ATR 72-600,” katanya.

Pengerjaan di Hanggar dan di Bandar Udara

Perawatan pesawat udara dilaksanakan di pusat perawatan pesawat Lion Air Group – Batam Aero Technic dan di bandar udara (base station) dimana pesawat Lion Air Group berada. Seluruh prosedur yang dilakukan telah mengikuti aspek keselamatan yang dapat membantu untuk melaksanakan seluruh tahapan sampai selesai.

Tetap melaksanakan proactive maintenance pesawat sesuai approved maintenance program masing-masing maskapai di pusat perawatan pesawat Batam Aero Technic untuk perawatan besar dan perawatan ringan dilakukan di line maintenamce base. (*/ismet)