Kamis, 23 Mei 2024
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

7 Tips Praktis Mulai Investasi Saham Bagi Pemula

Yasyifaa Yaasmin

| 11 April 2024

| 07:30 WIB

Ilustrasi saham
Ilustrasi saham.

EKBISBANTEN.COM – Investasi merupakan sebuah langkah yang diidamkan banyak orang untuk meraih finansial freedom.

Di antara berbagai instrumen investasi yang tersedia, investasi saham menjadi primadona di kalangan masyarakat khususnya anak muda dewasa ini, terutama dengan semakin berkembangnya teknologi.

Aplikasi trading yang menjamur memberikan kemudahan bagi siapa pun untuk mulai berinvestasi di pasar saham.

Namun, penting untuk diingat bahwa investasi saham memiliki risiko yang sebanding dengan potensi keuntungannya.

Oleh karena itu, bagi pemula, langkah awal yang tepat adalah memahami secara mendalam seluk beluk investasi saham.

Berikut adalah beberapa tips praktis yang dikutip dari berbagai sumber untuk memulai investasi saham bagi pemula:

  1. Pelajari Dasar-dasar Investasi Saham

Sebelum memulai investasi saham, penting untuk memahami dasar-dasar investasi. Pelajari jenis-jenis saham, risiko, dan potensi keuntungan.

Pahami istilah-istilah teknis yang sering digunakan dalam dunia investasi saham. Kamu bisa memperdalam pengetahuanmu melalui buku, media sosial, atau video di internet. Diskusikan juga dengan komunitas atau orang yang sudah berpengalaman.

  1. Pilih Perusahaan Sekuritas yang Tepat

Pilihlah perusahaan sekuritas yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensimu. Pertimbangkan biaya transaksi serta kualitas pelayanan yang ditawarkan.

Pastikan perusahaan tersebut telah terdaftar dan diawasi oleh otoritas yang berwenang, seperti OJK. Buka rekening sahammu dengan perusahaan sekuritas yang dapat diandalkan dan memiliki reputasi baik.

  1. Gunakan Dana yang Tidak Dipakai (Idle Cash)

Investasikan hanya dengan menggunakan dana yang tidak akan mengganggu kebutuhan pokok atau pos prioritas lainnya.

Hindari menggunakan utang untuk berinvestasi. Mulailah dengan modal kecil dan secara bertahap untuk mengelola risiko.

Editor :Esih Yuliasari

Bagikan Artikel

Scroll to Top