7 Money Changer di Banten Gulung Tikar

35
Foto: ANTARA/M Agung Rajasa/nz)

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten telah menutup tujuh money changer atau penyelenggara kegiatan usaha penukaran valuta asing bukan bank (KUPVA BB) lantaran terimbas pandemi Covid-19.

“Memang di masa pendemi ini transaksi KUPVA BB ikut terkontraksi cukup dalam 9,30 persen year on year (yoy),” ujar Deputi Direktur Kantor Perwakilan BI Provinsi Banten Erry P Suryanto Taklimat Media Laporan Perekomian Provinsi Banten Periode November 2021 sekaligus Persiapan Menyambut Natal dan Tahun Baru 2022 di Hotel Aston Anyer, Selasa (14/12/2021).

Erry menyebut, lantaran terdampak korona, transaksi KUPVA BB di Provinsi Banten hanya sebesar Rp615,56 miliar.

BACA JUGA: 2022, BI Pede Ekonomi Banten Tumbuh 5,5 Persen

“Kalau untuk penukarannya, pangsa yang paling banyak diturkan mata uang dolar,” katanya.

Lebih lanjut Erry mengatakan, selain terdampak pandemi Covid-19, sejumlah KUPVA BB yang ditutup karena tidak memenuhi aturan terbaru penyelenggaraan money changer.

“Kemarin itu karena ada persyaratan baru terkait penyelenggaraan KUPVA BB, mereka tidak mampu memenuhi persyaratan dari sebelumnya 51 badan usaha sekarang menjadi 54 badan usaha,” katanya.

Sementara itu, untuk penyebaran lokasi KUPVA BB di Provinsi Banten, dari 44 badan usaha yang terdaftar didominasi berada di Tangerang Raya dan Tangerang Selatan.

“Saat ini masih didominasi di Tangerang Raya dan Tangerang Selatan,” pungkasnya***