6 Warga Kota Serang Terkonfirmasi Positif Covid-19

93
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Serang W Hari Pamungkas saat sedang diwawancarai terkait penambahan 2 warga positif di Kota Serang (ekbisbanten.com)

SERANG, EKBISBANTEN – Hingga 2 Mei 2020, jumlah warga Kota Serang terkonfirmasi positif virus korona (Covid-19) menjadi enam orang.

Hal ini diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Serang W Hari Pamungkas kepada wartawan usai buka puasa bersama dengan wartawan di Sekretariat Kelompok Kerja Wartawan Kota Serang (PWKS), Kota Serang.

“Tadi (kemarin) kabar yang kami terima jam 15.00 WIB (2/5), kurang lebih ada penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Serang dua orang. Satu orang berasal dari Kelurahan Terondol dan satu lagi Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka.” ujar Hari

Hari mengatakan, warga kelurahan Terondol yang dinyatakan terkonfirmasi positif berinisial AM usia 53 tahun profesi karyawan swasta rumah sakit di Kota Serang. Sedangkan satu warga asal Kalodran berinisial AT usia 37 tahun pegawai staff administrasi salah satu kampus di Serang.

“Sebelumnya AM ini berstatus orang dalam pemantauan (ODP) kemudian hasil swab keluar pada tanggal 2 Mei dan dinyatakan positif, dan yang bersangkutan diketahui selama ini melakukan isolasi mandiri dirumah yang mana di awasi oleh RT dan pihak puskesmas setempat,” kata Hari.

Masih kata Hari, sebelum dinyatakan terkonfirmasi positif, AT memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta yang merupakan wilayah zona merah

“AT sebelumnya telah melakukan perjalanan dari Jakarta sedangkan AM memang pekerjaannya di rumah sakit jadi kemungkinan tertapapar ditempat kerja,” ujarnya

Hari mengatakan bahwa dengan adanya kejadian penambahan pasien positif ini, penyelidikan epidomulti (PE), resing, surveilens dan sebagainya akan dilakukan guna meningkatkan kewaspadaan agar tidak lagi bertambah warga positif Covid-19.

“Untuk rapid test sesuai dengan kuota yang diberikan maupun program yang dilakukan pemerintah provinsi maupun kota nanti akan dilakukan sempel acak. Kemudian untuk yang positif apabila ada reaktif maka akan otomatis terpilah menjalani rapid test selanjutnya atau pisiar tes, dibawa ke RSDP untuk MCU ulang dan dirawat disana,” tutup Hari. (Yohana)