5,27 Juta Warga Banten Sudah Divaksin, Ini Daerah yang Capaian Vaksinasi Masih Rendah

12
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti saat diwawancara usai acara vaksinasi dan Bakti sosial AKABRI 89 di Alun-alun Kota Cilegon, Senin (25/10/2021) (Foto: Maulana/Ekbisbanten.com).

CILEGON, EKBISBANTEN.COM – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, per Januari 2021 hingga Oktober jumlah warga Banten yang sudah melakukan vaksinasi Covid-19 sebanyak 5,27 juta orang.

“Total warga Banten yang sudah divaksinasi sebanyak 5.270.000 orang, vaksinasi itu mulai 14 januari 2021. Kita mendapatkan vaksinasi lumayan banyak dari pemerintah pusat. Agustus, September, Oktober, 3 bulan terakhir ini kami sudah melakukan gerakan vaksinasi sebanyak 4 juta,” katanya kepada wartawan usai acara Vaksinasi dan Bakti Sosial AKABRI 89 di Alun-alun Kota Cilegon, Senin (25/10/2021).

Meskipun begitu, dikatakan Ati, ada sejumlah daerah di Provinsi Banten yang tingkat capaian target vaksinasinya masih tergolong rendah di bawah 50 persen.

“Daerah itu di antaranya Kabupaten Lebak 32 persen, Pandeglang 25 persen, Kabupaten Serang 26 persen,” ujarnya.

Menurut Ati, hal itu terjadi karena tingkat kesadaran masyarakat masih rendah dan menganggap Covid-19 tidak sampai di daerah-daerah tersebut.

“Memang perlu ditingkatkan kesadaran mereka, karena mereka merasa menganggap covid tidak sampai sana,” ucapnya.

Untuk meningkatkan kesadaran dan capaian vaksinasi di daerah tersebut, Ati menyampaikan perlunya sosialisasi dan edukasi lebih lanjut lagi.

“Jadi perlu edukasi, sosialisasi dengan terus menggadeng tokoh agama, pesantren, perkumpulan orang banten, suku-suku, adat yang ada,” paparnya.

Ati berharap, dua bulan yang akan datang target vaksinasi dapat tercapai hingga 80 persen untuk seluruh daerah di Provinsi Banten.

“Harapannya 2 bulan ini, November- Desember bisa mencapai di angka 7 juta orang yang divaksinasi. Ini wajib mereka mencapai 80 persen bersama yang lain di bulan Desember nanti dari target yang ada,” ujarnya.**