4 Langkah Aman Belanja Kosmetik Online

139
krim kosmetik, ilustrasi (foto. Aladokter)

SERANG EKBISBANTEN.COM – Gencarnya para wanita untuk tampil cantik yang maksimal membuat semakin banyak merek kosmetik bermunculan dalam platfrom online

Kecantikan memanglah selalu menjadi dambaan bagi para perempuan, tak hayal perempuan biasanya dapat menghabiskan ratusan ribu hingga jutaan hanya untuk tampil cantik

 Pembelian kosmetik sendiri tidak hanya dapat dibeli ditoko-toko kosmetik yang ada di Indonesia, melainkan banyak para penjual kosmetik melaui marketplace dan media online.

Namun demikian, semakin banyak merek kosmetik ilegal bermunculan yang dapat membahayakan bagi para penggunanya.

Alih-alih menjadi cantik, kulit pengguna justru bisa menjadi rusak jika menggunakan kosmetik dengan kandungan yang berbahaya.

Dilansir Kompas, Rabu (24/6) Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) pun terus mengedukasi masyarakat agar lebih memahami cara memilih kosmetik yang aman.

“Sehingga masyarakat bisa melindungi dirinya sendiri dari kosmetik yang dijual secara online, yang mungkin tidak terdaftar atau memakai bahan berbahaya.” demikian diungkapkan Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan KosmetikBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dra. Mayagustina Andarini, dalam Live Zoom bertajuk “Tetap Sehat dan Menarik di Era Pandemi Covid-19”, Rabu (24/6).

Lalu, bagaimana cara mengecek apakah kosmetik yang kita beli secara online aman digunakan?

Maya menyebutkan, ada empat tahap yang tergabung dalam cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, danKedaluwarsa).

1. Kemasan

Cek apakah kemasan kosmetik tersebut masih utuh atau tidak. Selain keutuhan kemasan, cek pula apakah kemasannya masih dalam kondisi baik.

Ketika membeli kosmetik secara online, kita mungkin baru mengetahui kondisi produk ketika barang sudah diantarkan ke rumah.

Jika mendapati kemasan produk kurang baik, segeralah meminta agar produk bisa ditukar atau dikembalikan.

“Kalau sampai di rumah ternyata kemasannya sudah compang camping atau rusak segelnya, tidak utuh, kembalikan. Jangan gunakan kosmetik seperti itu,” ujarnya

2. Label

Periksa kelengkapan label kosmetik. Mulai dari komposisi produk, pembuat produk, bahkan alamat lengkap pembuat produk.

Alamat harus jelas mencantumkan nama produsen dan alamat lengkapnya, beserta nama jalan, nomor dan kota.

Jika tidak lengkap, usahakan tidak membeli atau mengembalikannya jika sudah terlanjur membeli.

3. Izin edar

Cek apakah produk sudah memiliki izin edar BPOM. Agar lebih mudah, kamu bisa memanfaatkan aplikasi BPOM Mobile dengan cara memasukkan nomor izin produk atau memindai 2D barcode yang ada.

4. Kedaluwarsa

Ada dua hal yang perlu kamu perhatikan ketika memeriksa tanggal kedaluwarsa sebuah produk.

Pertama, periksa tanggal, bulan dan tahun kedaluwarsa. Kedua, periksa logo seperti kemasan terbuka yang bertuliskan “3M, 6M, 12M, dan 24M”.

“M” dalam logo tersebut artinya adalah “month” atau bulan.

Maksudnya,  setelah produk dibuka, usia produk bisa bertahan selama waktu yang tercantum pada kemasan.

“Mungkin kedaluwarsanya lima tahun, tapi itukan kalau dalam kondisi tersimpan utuh. Begitu dibuka, bukan mengikuti kedaluwarsa yang lima tahun, tapi berapa bulan sejak dibuka,” tutup Maya

(*/yohana)