2020, Kompetisi Bulutangkis “BJB CUP” Bakal Digelar Untuk Skala Nasional

222
Pemenang kompetisi bulutangkis BJB CUP III 2019 berfoto bersama usai menerima uang pembinaan, trophy dan piagam penghargaan dari panitia. (FOTO: ISTIMEWA)

SERANG, EKBISBANTEN.COM – Bank bjb bersama Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (Pengprov PBSI) Banten dan Pemprov Banten sukses menggelar kompetisi bulutangkis bertajuk “BJB Cup lll 2019 ” se-Banten dari tanggal 26-30 Desember 2019 di GOR Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang. Kompetisi yang memperebutkan piala Gubernur Banten ini digelar dalam rangka memeriahkan rangkain HUT Provinsi Banten 2019.

Ketua Pelaksana BJB CUP III Thomas Budi Hariyanto mengungkapkan, tujuannya dari kompetisi ini untuk membina dan mencari bibit-bibit atlet terbaik bulutangkis yang ada di Provinsi Banten.

“Untuk kegiatan bjb cup ini sudah kita selenggarakan 3 kali,” kata Thomas, kemarin.

Thomas menjelaskan, peserta kompetisi BJB Cup III ini diikuti oleh seluruh perkumpulan klub bulutangkis se-Banten. Mulai dari usia pra dini (7-8 tahun), mantan atlet-atlet nasional sampai usia veteran U-100.

Pada kompetisi ini, hadiah yang ditawarkan panitia untuk para pemenang 1, 2, dan 3 berupa uang pembinaan, piala dan piagam.

“Insyaallah nanti ke depan di tahun 2020 ini kita rencanakan untuk tingkat nasional,” kata Thomas.

Exsporia kejuaraan ini lanjut Thomas terbilang bergengsi, karena dikelas bebas diikuti pemain-pemain Pelatnas dan PB DJARUM. Sementara untuk dikelas pembinaan diikuti juara-juara SIRNAS Banten.

“Dan kejuaraan BJB ini selalu di tunggu oleh para atlet – atlet untuk ikut di pertandingkan,” katanya.

Thomas mengaku, pihaknya mengapresiasi kepada Gubernur Banten yang memberikan perhatian khusus kepada para atlet, official, pelatih serta seluruh insan Bulutangkis yang ada di Banten ini.

“Harapan supaya kita mendapat bibit-bibit atlet Bulutangkis potensial untuk bisa membawa nama baik Provinsi Banten di kancah nasional maupun internasional. Serta di kejuaraan pobda, popnas, kejurnas serta popnas,” tutup Thomas Budi Hariyanto. (hera/red)